Pray, nama panggilan purnawirawan ini. Setelah purna, sejak 2005 aktif sebagai penulis dan menjadi blogger. Kadang menulis Opini politik pada Harian SINDO. Bergabung di Kompasiana dan mendapat kehormatan menjadi guest blogger. "Old soldier never die", semboyan yg memberinya semangat diusia senja ini dalam menyumbangkan pemikiran yang sedikit diketahuinya.
Acara debat terakhir dari calon presiden merupakan peristiwa menarik dari rangkaian kampanye pemilihan presiden dan wakil presiden dinegeri ini. Sehari sebelumnya tersebar berita akan adanya rencana ‘buka-bukaan’ dari capres tersebut. Itulah iklan tercanggih dalam menarik pemirsa. Masyarakat nampaknya mengharapkan sebuah berita yang spektakuler diantara para capres. Maka berduyun-duyunlah rakyat menonton televisi dengan penuh harap. Acara debat terakhir dengan tema NKRI, demokrasi, dan otonomi daerah dimulai dengan penyampaian misi dan visi, dilanjutkan dengan debat.
Saat giliran Jk menyampaikan visi dan misi, JK langsung menyerang iklan pemilu presiden (pilpres) satu putaran yang menjagokan SBY. JK berpendapat bahwa iklan pilpres satu putaran itu memberi arti demokrasi Baca artikel selengkapnya »

Pilpres tersisa lima hari lagi, konon kabarnya malam nanti dalam rencana debat capres akan berlangsung ramai dan menarik karena para capres tersebut akan buka-bukaan. Apakah ini akan menjadi kunci kemenangan? Menurut penulis, bukan itu rahasia kemenangannya. Walau kampanye menyerang ada pengaruhnya, nampaknya mayoritas konstituen sudah mempunyai pilihannya masing-masing. Banyak yang mengatakan justru debat cawapres lebih menarik dari debat capres. Sebuah kemenangan didalam pemilihan presiden dan wakil presiden tidak bisa diwujudkan dalam waktu sekejab mata. Semua harus ditata secara apik dalam periode waktu Baca artikel selengkapnya »
Pada saat kampanye pilpres berjalan, banyak pendapat yang mengatakan akan terjadi perang intelijen dalam kegiatan pemilihan pemilu presiden dan wakil presiden. Beberapa pendapat bahkan menyampaikan kekhawatiran keterlibatan badan-badan intelijen didalam negeri seperti Badan Intelijen Negara (BIN) dan badan intelijen TNI. Mungkin masyarakat terinspirasi dengan pernah diadilinya mantan Deputi BIN Muchdi PR yang menjadi tersangka terlibat dalam kasus terbunuhnya tokoh Kontras Munir. Walaupun kemudian Muchdi akhirnya divonis bebas. Yang lebih menggetarkan lagi kata beberapa pengamat, ada Intelijen asing yang turun tangan ke Indonesia, konon berusaha menarik BIN dan TNI untuk mendukung pasangan tertentu. Setelah mencermati dan memerhatikan beberapa informasi yang berkembang, penulis mencoba memberikan sedikit pandangan tentang masalah tersebut.
Pemilu Presiden dan Wakil Presiden sejak hari ini tersisa sepuluh hari lagi. Kegiatan kampanye semakin gencar dilakukan diseluruh tanah air, debat capres dan cawapres masing-masing hanya tersisa satu kali lagi. Apakah debat mempunyai pengaruh terhadap elektabilitas pasangan? Semua telah dibahas oleh manajer kampanye yang banyak mengadopsi ilmu kampanye dari negeri paman sam. Dari debat capres dan cawapres, ada kecenderungan ketertarikan publik dengan debat cawapres dibandingkan debat capres yang katanya terlalu monoton. Artinya cawapres tersebut mempunyai daya tarik tersendiri dalam memperkuat nilai elektabilitas gabungan. Nah, dari ketiga cawapres, cawapres Boediono pada awalnya dinilai sebagai figur terlemah, hanya seorang ahli ekonomi, bukan Baca artikel selengkapnya »
Ada berita menggembirakan Kamis (25/6) kemarin, Prita Mulyasari yang katanya dibelit UU ITE dinyatakan bebas oleh Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Tangerang yang membatalkan dakwaan jaksa penuntut umum (JPU). Majelis hakim menilai seluruh dakwaan JPU terhadap terdakwa Prita kabur dan penerapan hukum terhadap Prita keliru. Dengan demikian maka semua dakwaan dinyatakan batal demi hukum.
Prita sempat ditahan dan didakwa JPU dengan dasar Pasal 45 ayat 1 Jo Pasal 27 ayat 3 UU No 11/ 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Menurut hakim, UU itu belum berusia dua tahun setelah disahkan pada 21 April 2008 lalu, hingga UU tersebut belum bisa diterapkan. Ketua Majelis Hakim Karel Tuppu juga juga menilai surat dakwaan yang menyatakan bahwa Prita Mulyasari telah merugikan dan mencemarkan nama baik dokter dan RS Omni International tidak terbukti. Surat elektronik yang Baca artikel selengkapnya »
Tadi malam kita bersama menyaksikan sebuah acara debat para cawapres. Acara di moderatori oleh Rektor Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Komaruddin Hidayat. Karena yang berada di “stage” adalah tokoh dengan nama besar, Letjen Pur Prabowo Subianto, Prof Boediono dan Jenderal Pur Wiranto, nampaknya moderator agak goyang juga. Maklum, acara debat seperti ujian lisan. Bayangkan mesti menguji ketiga tokoh kondang itu, “seram” itu mungkin istilahnya. Beberapa kali moderator salah menyebut ketiganya dengan capres, bahkan sejak awal dimulainya acara. Wah, naik derajat nih, dari cawapres menjadi capres. Rupanya sulit juga menjadi moderator yang seperti presenter itu dilayar kaca. Lain kalau kita lihat Najwa Shihab, yang demikian lincah berbicara, seperti mitraliur, bahkan Baca artikel selengkapnya »
Pemilu Presiden tersisa limabelas hari lagi, semua daya dan upaya sudah dilakukan masing-masing kubu. Menurut penulis, yang sangat menentukan kemenangan dalam pilpres nanti adalah, berapa putaran pilpres akan berlangsung. Perhitungan satu atau dua putaran jelas akan sangat berbeda. Yang dikhawatirkan kubu SBY-Boediono bila pilpres berlangsung dua putaran adalah kemungkinan bersatunya kubu Mega dengan kubu JK diputaran kedua. Peta politik sudah jelas tergambar. SBY sebagai incumbent berada disatu sisi, sementara Mega dan JK berada disisi lainnya. Dalam beberapa debat politik para tim sukses, nyata terlihat mereka yang mewakili kubu SBY sepertinya harus berhadapan dengan tim sukses yang mewakili Mega dan JK. Nampaknya koalisi Teuku Umar akan Baca artikel selengkapnya »
Lembaga survei Puskaptis (Pusat Kajian dan Pembangunan Strategis) Minggu (21/6) merilis hasil surveinya yang dilaksanakan dari tanggal 4-11 Juni 2009. Survei melibatkan 2.888 responden dari 33 propinsi, metodologi yang digunakan multistage random sampling dengan tingkat kepercayaan 95% dan margin of error sekitar 3%. Hasil survei menyebutklan SBY-Boediono mendapat dukungan 52,15%, Mega-Prabowo 22,17% dan pasangan JK-Wiranto 17,20%. Menurut Direktur Eksekutif Puskaptis Husin Yazid, terjadi penurunan elektabilitas SBY-Boediono sekitar 5% dibandingkan survei yang dilaksanakan Pukaptis pada tanggal 11-17 Mei 2009. Demikian juga pasangan Mega-Pro mengalami penurunan sebesar sekitar 2% dari 24,26% menjadi 22,17%. Sementara JK-Win naik sekitar 5% dari 12,37% menjadi 17,20%.
Turunnya elektabilitas SBY-Boediono disebabkan dua faktor yaitu mesin partai, khususnya koalisi yang dibentuk belum berjalan optimal, dalam berkampanye pasangan ini lebih mengandalkan iklan. Baca artikel selengkapnya »
Penulis tertarik mengangkat kasus ini setelah melihat di TV, Menpora Adhyaksa Dault marah mendengar keponakannya, Cici Paramida mendapat perlakuan KDRT. Sampai keluar pernyataannya yang keras, “hajar!.” KDRT yang merupakan singkatan dari Kekerasan Dalam Rumah Tangga pada akhir-akhir ini semakin populer, khususnya setelah dua selebriti kita Manohara Odelia Pinot dan Cici Paramida melaporkan kepolisi tentang perlakuan suaminya dalam kasus KDRT. Kasus Manohara sangat menarik perhatian media massa, selain penampilan Mano yang menarik juga karena melibatkan Tengku Fachry, seorang pengiran dari negeri Jiran. Konon menurut cerita Mano, dia sempat mendapat perlakuan diluar batas perikemanusiaan yaitu disilet dan “disundut” rokok . Membayangkan kena silet saja kita sudah ngeri, terlebih kalau yang disilet bagian dada dan punggung katanya. Kemudian kasus Cici Paramida, penyanyi yang berwajah cantik, “charming”, juga lapor ke Polisi Bogor, melaporkan kasus KDRT, ditabrak suaminya Ahmad Suhaebi (Ebi). Konon Cici menghadang Ebi yang sedang bersama wanita lain didalam mobil. Ebi, menurut Cici bukan keluar dari mobil bahkan tancap Baca artikel selengkapnya »
Kisah mantan Ketua KPK Antasari Azhar yang didakwa terlibat pembunuhan Direktur PT Putra Rajawali Banjaran, Nasruddin Zulkarnaen kini memasuki babak baru. Pihak penyidik Polda Metro Jaya telah menemukan bukti tentang digunakannya alat sadap di institusi yang pernah dipimpin Antasari tersebut. Polisi Jumat (19/6) memanggil dan meminta keterangan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Bidang Penindakan, Chandra M. Hamzah untuk menggali keterangan mengenai perintah penyadapan terhadap Rani Juliani.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol M Iriawan mengatakan, pihaknya ingin mengetahui alasan pengeluaran surat perintah penyadapan yang dilakukan antara 6 Januari hingga 12 Maret 2009 itu. Dari perintah tersebut, kata dia, Hamzah menandatangani surat perintah Baca artikel selengkapnya »
Perbankan syariah atau Perbankan Islam adalah suatu sistem perbankan yang dikembangkan berdasarkan syariah (hukum) islam. ...